Beberapa Permasalahan belakangan ini amat sering terjadi di belahan dunia, permasalahan alam atau sering disebut dengan bencana alam menjadi momok di berbagai negara hampir di setiap tahunnya, Dengan semakin rusaknya kondisi lingkungan dunia karena berbagai kerusakan alam terutama berkaitan dengan global warming, maka semakin sulit pula air bersih bagi kehidupan manusia. Ahli konservasi dunia memperkirakan dua dari tiga penduduk dunia akan kesulitan mendapatkan akses air bersih pada tahun 2025. Oleh Sebab itu, sebanyak 25.000 ahli konservasi akan berkumpul di Istanbul, Turki untuk membicarakan masalah kelangkaan air bersih tersebut dalam waktu dekat. Pertemuan yang digagas International Union for Conservation of Nature (IUCN) tersebut mencoba untuk menyumbangkan pikiran dan gagasan untuk mendorong pemerintah di semua negara menerapkan kebijakan yang tepat tentang permasalahan air.
"Perubahan iklim dan permasalahan krisis air jelas menjadi pembahasan utama dalam pertemuan mendatang, selain bencana seperti badai," kata kepala IUCN, Mark Smith seperti dilansir Red Orbit, Sabtu (7/3/2009).
Demikian ulasan mengenai permasalahan yang sedang dialami oleh masyarakat diberbagai belahan dunia, di indonesia sendiri hampir di setiap tahunnya mengalami permasalahan demikian yaitu permasalahan air bersih, sebagai mana disadari bersama peranan air bersih sangatlah penting bagi kehidupan, oleh sebab itu seperti gagasan yang disampaikan oleh IUCN (International Union for Conservation of Nature) bahwa dibutuhkan penyumbang pikiran dalam mengatasi permasalahan air bersih di masing-masing negara. di indonesia sendiri dengan kemajuan teknologi dan ilmu pengetahuan Pureit dari Unilever telah meluncurkan sebuah produk yang bermanfaat dan tepat sasaran bagi permasalahan air bersih yang sedang gempar beberapa tahun belakangan ini, Pureit dari Unilever meluncurkan sebuah produk Pemurnian Air Siap minum serta hemat energi yaitu tanpa gas dan listrik, dengan sistem yang sudah dirancang sedemikian rupa produk ini mempermudah masyarakat untuk mengkonsumsi air bersih dengan sangat mudah. Dengan pemakaian yang user friendly memungkinkan bagi produk ini untuk digunakan oleh orang yang masih belum terlalu mngenal teknologi dkarenakan cara penggunaan yang begitu mudah, yaitu dengan mempersiapkan air yang masih belum dapat diminum (Air keran dan Air Tanah) kemudian melalui pemrosesan yang aman dan efisien dengan cepat air yang belum dapat diminum tersebut akan keluar dari alat ini layaknya mengambil air dari dispenser akan keluar menjadi air bersih yang siap diminum.
Munculnya produk ini mengingatkan aku sekitar 10 tahun yang lalu saat ibu dan bapak tercinta menyiapkan air buat mandi serta kebutuhan keuarga lainnya, saat itu lingkungan tidak bersahabat saat itu sumur bor didepan rumah kami tidak mempunyai air yang cukup untuk digunakan mempersiapkan kebutuhan rumah sehingga memaksa ibu dan bapak mengambil air disebuah kebun ditengah sawah yang konon katanya airnya dari Gunung Rinjani Lombok NTB.
Hari pertama dirumah nenek terlihat orangtuaku tidak seperti biasanya, terlihat senyum manis dibibir dan tertawa lepas, mungkin dikarenakan dirumah nenek tidak seperti dirumah kami yang kekurangan air pada saat musim seperti ini (Musim kemarau), saat itu kami sedang bercanda ria dihalaman rumah nenek dengan semua anggota keluarga disana dan tiba-tiba nenek nyeletuk ingin bercerita tentang sejarah sumber air didesanya nenek yang tidak habis-habis. Nenek pertama menceritakan hal-hal mistis yang pada saat itu aku masih berumur sekitar 12 tahun dan belum terlalu mengerti tentang hal-hal mistis, satu kata yang membuatku mengerti kalau nenek sedang menceritakan hal mistis yaitu Jin air, nenek menceritakan mengenai keberadaan Jin air yang berada disekitar air terjun disana, air terjun ini biasa disebut warga dengan Air Terjun Benang Kelambu mungkin dikarenakan turunan air terjun mirip kelambu (Gorden) yang biasa dijadikan penutup jendela. Aliran air terjun Benang Kelambu Lombok Tengah NTB menurutnya air yang tetap mengalir sepanjang tahun itu bisa seperti itu karna ada penunggunya. Stop Sampai disitu aku menangkap pembicaraan nenek saat itu dan beralih kecerita yang lain yang sedikit aku mengerti yaitu aliran air sepanjang tahun dari Air terjun benag kelambu, air terjun ini banyak dikunjungi oleh masyarakat lokal maupun interlokal dikarenakan pemandangan yang masih sangat alami dan sumber mata air yang masih alami pula. Nenek bercerita mengenai sejarah awal terbentuknya air terjun tersebut, yaitu berawal dari tanah longsor dahsyat yang menghabiskan lahan sekitar 5 hektar, longsor yang lumayan besar bukan ?
Setelah ibu dan bapak menimbang dan hasil akhirnya orang tuaku ingin menetap dirumah nenek dan membangun rumah baru disebelah rumah nenek sehingga menjadikankami membuka lembaran baru untuk air bersihku.
Keep Your Water !
Key Word : global warming, konservasi, Pureit, Pemurnian, sumur bor, inisiatif, Musim kemarau, air terjun.
Keep Your Water !
Key Word : global warming, konservasi, Pureit, Pemurnian, sumur bor, inisiatif, Musim kemarau, air terjun.
Referensi :
- www.muslimdaily.net
-UU RI NO. 7 TH 2004 Tentang Sumber Daya Air